Tataboga. Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

About

Kebiasaan makan

KEBIASAAN MAKAN





A.  KEBIASAAN MAKAN YANG BAIK
Kebiasaan makan yang baik ini harus bisa kita terapkan dibeberapa tempat seperti dibawah ini :
a.      Di Rumah
1.         Biasakanlah berpakaian yang rapi pada saat makan
2.         Usahakan makan bersama (sekeluarga) karena dapat mengakrabkan antar anggota keluarga dan dapat saling tukar pikiran serta bercanda.
3.         Hendaknya yang dibicarakan hal-hal yang baik yang menyenangkan, bila yang kurang menyenangkan sebaiknya ditunda dulu, jangan dibicarakan di meja makan.
4.         Bila semua anggota keluarga sudah hadir, baru makan bersama dimulai.
5.         Bentangkanlah serbet makan di atas pangkuan, dan sebelum mulai makan berdoalah yang dapat dipimpin oleh salah satu anggota keluarga.
6.         Mulailah makan bila semua sudah mengambil bagian
7.         Pelihara suasana makan sebaik-baiknya
8.         Jangan mencela makanan / hidangan apabila ada yang kurang enak atau tidak disukai.
9.         Jangan berbicara bila mulut sedang penuh makanan.
10.     Jangan mengeluarkan suara saat mengunyah atau minum
11.     Jangan biarkan sisa–sisa makanan, hapuslah dengan serbet
12.     Usahakan jangan terdengar sentuhan alat-alat makan
13.     Jika makan dengan tangan, sesudah selesai makan jangan cuci tangan dulu sebelum yang lainnya selesai makan atau minta izin untuk cuci tangan lebih dulu di luar meja makan, jangan sekali-kali cuci tangan ke dalam piring atau ke dalam kobokan bila masih ada yang makan karena bisa membuat nafsu makan orang lain berkurang / hilang.
14.     Jika menjumpai sesuatu dalam mulut (kerikil kecil atau kulit padi) waktu mengunyah, mintalah maaf atau pamit dahulu untuk pergi membuangnya.
15.     Selesai makan, sendok dan garpu bekas makanan diletakkan berjejer atau bersilang diatas piring dan dibalik.
16.     Bila tersedak atau batuk waktu makan hendaknya ditutp dengan serbet atau pamit dulu keluar dan minta maaf.
17.     Selsai makan, berdoalah menurut agama masing–masing
18.     Jangan menyandarkan diri menunjukkan kekenyangan. Tetap duduk dengan tertib sampai semua selesai makan
19.     Meninggalkan tempat duduk secara bersama–sama, kecuali bila terpaksa meninggalkan tempat terlebih dahulu
20.     Serbet bekas makan dilipat dan diletakkan disisi piring.
b.     Di Rumah Makan / Restoran
Selain cara-cara di rumah, di restoran atau di rumah makan pun harus diperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1.    Bila pelayan sudah menyodorkan kartu menu, berikan dulu kepada teman wanita dan persilakan untuk memilih.
2.    Yang menulis pesanan dapat wanita atau pria.
3.    Jangan lupa menanyakan makanan tambahan lainnya bila memerlukan.
4.    Jika hidangan telah tersaji, yang mengajak makan mempersilakan untuk mulai makan.
c.       Undangan Makan
1.    Jika pada kartu undangan ada data atau tulisan "RSVP", berarti yang mengundang perlu mengetahui bila yang diundang berhalangan datang dan mohon pemberitahuan atau jawaban. Pemberitahuannya dapat dijawab dengan surat atau melalui telepon.
2.    Usahakan datang tepat pada waktunya.
3.    Jangan membawa anak kecil atau orang lain yang tidak diundang.
4.    Jangan memilih tempat sendiri, jika tempat duduk sudah ditentukan.
5.    Jangan mulai makan bila belum dipersilakan oleh Nyonya atau Tuan rumah.
6.    Pada undangan makan resmi, kadang-kadang hidangan tidak diletakkan di atas meja melainkan diedarkan oleh pelayan-pelayan, maka kita harus menjaga jangan mengambil terlalu banyak.Kalau hidangan piring disajikan cara barat, biasanya diedarkan satu demi satu hidangan yang dimulai dengan hidangan sup, pembuka makanan (penyela), makanan pokok, lalu penutup. Cara lainnya yaitu dengan cara Prasmanan, sekalipun cara makan itu bebas namun mengambil apa yang dihidangkan hendaknya dijaga jangan sampai yang telah diambil tidak dapat dihabiskan.
7.    Jangan mendahului meninggalkan tempat makan, sebaiknya setelah makan tinggal sebentar untuk ngobrol-ngobrol dulu dan sebelum pamit jangan lupa mengucapkan terima kasih atas jamuannya.

B.  KEBIASAAN MAKAN YANG KURANG BAIK
1.        Pada waktu makan, berpakainya semaunya
2.        Tidak mau makan bersama
3.        Segera makan begitu ada nasi dipiring, tanpa menghiraukan orang lain
4.        Bicara dan tertawa, sedangkan mlut peuh makanan
5.        Mengambil hidangan semaunya dan tidak memperhitungkan untuk orang lain
6.        Mengunyah dengan suara
7.        Membuka ikat pinggang yang menganggu perutnya karena kekenyangan
8.        Mengorek gigi sehabis makan tanpa ditutupi dengan tangan
9.        Menginggalkan meja tanpa menunggu yang lain selesai
10.    Minum sambil dikumur–kumur

C.  KEBIASAAN MAKAN PADA REMAJA
1.        Makan selain jarang tepat pada waktunya, juga tidak teratur
2.        Jarang makan bersama keluarga di rumah
3.        Bila makan di rumah dan kebetulan hidangan tidak disukai langsung dicela, tidak menghiraukan perasaan yang memasaknya
4.        Lebih memperhatikan kesenangan daripada mutu atau kebersihan makanan
5.        Senang sekali jajan bersama teman


*        Khusus bagi semaja putri
1.    Senang sekali makan rujak
2.    Mengurangi makan karena takut kegemukan
3.    Remaja putri lebih senang makan sayuran daripada remaja putra
4.    Senang mengajak teman makan di rumahnya.

D.  KEBIASAAN MAKAN PADA ANAK–ANAK
Kebiasaan makan seseorang terbentuk sejak masih kecil. Anak-anak selalu mencontoh orang dewasa yang merawatnya. Jika anak-anak dibiasakan dan dibiarkan makan di luar rumah, mengemut, atau makan sambil jalan-jalan, mereka akan meneruskan kebiasaan itu hingga besar. Biasanya pengasuh membawa anak makan di taman sambil berlarian dan bermain. Ini bisa berdampak buruk pada pencernaan, belum lagi kemungkinan tersedak, atau makanan yang terekspos debu dan lalat.
Beberapa contoh yang bisa diterapkan untuk si kecil:
1. Berikan makanan bernutrisi dan bervariasi.
2. Tawarkan makanan sehat sesering mungkin kepada anak, meski ia menolak.
3. Ajak si kecil mau makan makanan sehat, jangan lupa mematikan TV.
4. Anak-anak sangat memperhatikan dan mencontoh orang dewasa, khususnya orangtua mereka. Jadi, ketika Anda mengajarkan untuk makan makanan di meja makan, berlakulah demikian. Begitu pula jika Anda mengajarkan si kecil untuk makan makanan sehat, Anda pun harus makan yang sehat.
5. Menyusun makanan dengan bentuk yang lucu-lucu merupakan salah satu cara untuk membuat anak suaka terhadap makanan itu namun bukanlah cara untuk membuat kebiasaan yang bertahan lama. Anak-anak harus belajar bahwa makanan lezat dan menyenangkan, meski dalam bentuk aslinya.
6. Jangan  memberi makanan fast food, minuman bersoda, atau makanan manis sebagai makanan “reward” atas usaha dan kerja keras anak.Makanan seperti itu sebaiknya diberikan hanya dalam acara-acara khusus saja. Artinya, boleh dimakan, asal tidak terlalu sering.
7. Ajarkan anak porsi makan yang tepat untuk makanan-makanan sehat. Jika kita mengkonsumsi makanan sehat setiap hari, adalah hal yang wajar jika kita mengkonsumsi es krim di akhir minggu, asal dalam porsi yang sewajarnya. Misal, 1 scoop, bukan double.

Hal lain yang bisa dilakukan orang tua untuk membiasakan anak–anak agar memiliki kebiasaan makan yang baik adalah sebagai berikut;
1.    Jangan membiasakan anak mengonsumsi makanan pembuka atau selingan yang tinggi kandungan kalorinya menjelang waktu makan utama karena anak akan merasa kenyang sebelum waktu makan tiba.
2.    Biasakan anak selalu makan pagi, hal ini dapat menghilangkan kebiasaan jajan.
3.    Biasakan memberikan bekal makanan anak ke sekolah, berikan pengertian makanan yang dibawa lebih sehat dan bergizi dari pada yang mereka beli di sembarang tempat.
4.    Jangan membiasakan menuruti semua permintaan anak semacam coklat, permen, makanan ringan, jeli, dsb.
5.    Kembangkan sikap tegas, terbuka dan logis ketika menolak permintaan anak. Lalu cobalah memberikan alternatif pengganti. Katakan bahwa permen, dan coklat tidak baik karena dapat merusak gigi dan menawarkan puding buah susu sebagai penggantinya.
6.    Beri contoh positif pada anak.  Anak- anak cenderung meniru kebiasaan dan tingkah laku orang- orang terdekatnya. Jangan pernah berharap anak mau menghentikan kebiasaan jajan jika sore hari. Anda sendiri tak pernah absen mencegah tukang dagang yang lewat di depan rumah.


7.    Jangan biasakan anak anda membeli makanan siap saji karena makanan ini kurang seimbang komposisi kandungan gizinya (terlalu banyak lemak dan kalorinya)

Nama : Akhsan nur trihantoro.  
Kelas ; 9G
Nomer ; 04

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar